Jumat, 08 Oktober 2010

Macam-Macam Harga

Setiap perusahaan pada umumnya sudah mengenal macam-macam harga, di antaranya:

a. Harga subjektif, adalah harga taksiran pembeli dan penjual terhadap barang yang akan dibeli atau dijual.

b. Harga objektif, adalah harga yang disetujui atau disepakati kedua belah pihak antara pembeli dan penjual.

c. Harga pokok, adalah nilai uang dari barang-barang yang diberikan pada produksi dan langsung berhubungan dengan hasil barang.

d. Harga jual, adalah harga pokok ditambah laba yang diharapkannya.

e. Harga pemerintah, adalah yang ditetapkan oleh pemerintah. Misalnya harga dasar padi, beras, gula, terigu, semen dan sebagainya.

f. Harga bebas, adalah harga yang terdapat di pasaran antara penjual dengan penjual yang diakibatkan adanya persaingan.

g. Harga dumping, adalah harga yang ditentukan penjual, umpamanya harga ekspor penjual di pasaran luar negeri untuk merebut pasaran international dan menjual dengan harga yang lebih mahal di pasaran dalam negeri.

h. Harga gasal (Odd price), adalah harga yang angkanya tidak bulat, misalnya Rp9.999,00. cara ini maksudnya untuk memengaruhi pandangan konsumen atau pembeli bahwa harga produk itu lebih murah.

i. Harga daftar (List price), adalah harga yang diberitahukan terlebih dahulu. Dari harga produk ini biasanya pembeli akan memperoleh potongan.

j. Harga neto (Net price), adalah harga yang harus dibayar oleh pembeli. Dengan perkataan lain harga neto adalah harga bersih.

k. Harga zone (Zone price), adalah harga yang sama untuk suatu daerah atau zone geografi s tertentu. Contohnya harga 1 potong kemeja batik di Jakarta Rp50.000,00, sedangkan harga di Bogor tetap Rp50.000,00 hanya ditambah ongkos transportasi Jakarta-Bogor.

l. Harga titik dasar (basing point price), adalah harga didasarkan atas titik lokasi tertentu. Misalnya basis harga sebuah produk di Jakarta Rp25.000.00 per unit, maka harga basis di Bogor tetap Rp25.000,00 plus biaya transport Jakarta-Bogor.

m. Harga stempel pos (postage stamps delivered price), adalah harga yang sama untuk semua daerah pasarannya.

n. Harga pabrik (factory price), adalah harga pabrik yang harus dibayar oleh pembeli, sedangkan transportasinya dari pabrik harus ditanggung oleh pembeli. Dapat juga penjual menyerahkan produknya sampai di atas kapal atau alat angkut lainnya yang disediakan pembeli. Harga pabrik disebut juga f.o.b factory atau f.o.b mill.

o. Harga f.a.s (free alongside), adalah biaya angkutan ditanggung penjual sampai kapal merapat di pelabuhan tujuan. Pembongkaran produk ditanggung oleh pembeli.

p. Harga c.i.f (Cost insurance and freight), adalah harga barang yang di ekspor sudah termasuk biaya asuransi, biaya pengiriman sampai diserahkannya barang tersebut kepada pembeli.

http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/1990176-macam-macam-harga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar